Rabu

Cerita Motivasi Humor : Kisah Nyata - “Keajaiban Do‘a”



Kisah nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang
kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.

Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, -itu dulu, kalo sekarang 60 menit- tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami
gangguan pencernaan dan harus mendarat di airport terdekat. Yah, mungkin aja karena tadi nggak sarapan, makanya tuh... adik-adik dirumah sarapannya jangan telat, lihat tuh... pesawat aja sampek mencret gara-gara telat sarapan.

Singkat cerita, beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam? Enggak banget deh! Apalagi disini tuh panas bingit, pengap, entar kalo ketek saya bau gimana? Pokoknya saya ogah... ogah..”. Pegawai menjawab: “Yasudah wahai dokter, anda bisa menyewa mobil, atau panggil saja superman.. kebetulan dia juga numpang pesawat ini. Tuh dia duduk di belakang yang pake baju kuning. Tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba kalo ngebut.”

Dia tertawa terbahak-bahak melihat superman pake baju kuning. Tanpa basa-basi dia langsung mengajak superman foto bersama. Menurut saksi mata dan sejumlah bukti yang kuat, diduga mereka berdua berfoto dengan wajah dimonyong2kan ke belakang, serta dengan ekspresi wajah yang di kiyut-kiyut kan. Foto itupun di upload dan dia menulis status di Facebook : “Asik bgt foto bareng superman :)”

Dr Ishan lalu meminta superman untuk mengantarnya, tapi ternyata superman menolaknya karena dia sibuk syuting. Akhirnya dia menyewa mobil.

Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek. Apalagi saat itu beliau pake kacamata hitam dan helm yg kacanya hitam. Wah, jadi gak keliatan dah.

Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya.

Terdengar suara seorang wanita tua: “Silahkan masuk, siapa ya? eh, pak ustad”

Terbukalah pintunya. Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam hapenya.
Ibu itu tersenyum dan berkata: "Hape apa pak? Apa anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi hape, adanya tuh sarung. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan marimas dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda.

Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara
ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang
terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap
sholat. Halah, paling abis diputusin pacarnya, biasalah remaja jaman sekarang sukanya mewek, galau kalo lagi putus cinta.

Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do'a yang panjang lebar kayak di tipi-tipi. Sampek doanyapun ditulis di status facebooknya. Dia senang karena banyak yang nge like dan komen... sama kayak sampean kan? hahaha :D

Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do'a-do'a anda.”
Berkata ibu itu: “Pak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do'a-do'a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.”

Bertanya Dr. Ishan: “Apa itu do'anya?”

Ibu itu berkata: “Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr.Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo'a kepada Allah agar memudahkannya.

Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil termewek-mewek : Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do'a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, saya bukan pak ustad... sungguh Allah swt telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mu‘min dengan do'a. Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.”

Akhirnya mereka berpelukan :)
====================
Kesimpulan:
“Jangan pernah berhenti berdo'a sampai Allah menjawabnya.”

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan. Jika ada tulisan yang bernuansa kurang baik, silahkan menghubungi saya. Semoga kita diberi Alloh kelancaran dan kebarokahan. Alhamdulilahi jaza kumullohu khoiro :)
====================
sumber : www.kisahinspirasi.com

dimodifikasi oleh : Yan Aditya
Situs : www.yanaditya99.blogspot.com & www.yanaditya.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ternyata Mandi Keseringan itu Nggak Baik Lho!

Uniquera.blogspot.com - Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, mandi merupakan suatu kebiasaan yang rutin dan dianggap wajib. Tidak...